September 19, 2010

Memulai kembali langkah yang Terlupa

Ada dalam benakku untuk melanjutkan. Ada dalam benakku mengakhiri. Selalu pertanyaan dalam hati, mau apa kita di dunia ini?? Selama tidak menemukannya, langkah ini sering gontai. Langkah ini sering tidak menemukan apa saja yang harus dilakukan.

Kutarik kembali nafas secara perlahan. Kemudian tarikan nafas itu sengaja kukeluarkan secara perlahan. Sambil mendengarkan musik, yang aku tau kalau judulnya "Serenade".  Dan alhasil, otak yang tadinya memikirkan banyak hal, kembali berfokus pada satu hal. Aku memulai kembali langkah yang terlupa. Langkah yang dulu sangat bersemangat, langkah yang dulu sangat pasti dalam berjalan. Menari, melompat, berputar, dan kadang menendang.

Bismillahirrahmaanirrahiim,,,,

Hanya kalimat ini yang selalu berputar - putar dan mengingatkan. Betapa segalanya bersumber dari 1 dan akan kembali ke yang 1 itu. Pertanyaan demi pertanyaan akan selalu dimunculkan dalam benak, selama hati ini mengorbit pada inti yang sama. Kemudian dalam kehidupan, diwujudkan dalam 7 budi utama yang jika tidak pernah diingatkan, sangat amat berat.

Kejujuran, rasa tanggung jawab, adanya visioner, selalu disiplin, dengan kerja sama, tak lupa adil dan peduli. Inilah langkah - langkah yang terlupa itu. Yang seharusnya ada dalam langkah yang terukur dan tak terukur.

Ya Rabb, kuatkan hati ini,,, untuk selalu berada dalam orbit yang bersumber pada inti yang sama.

Bismillahirrahmaanirrahiim

Niatku berada pada orbitNya. Niatku memantapkan hati yang telah lama jauh. Jauh dari jalan yang selama ini kuketahui menggelisahkan hati.

January 12, 2009

Wanita Tercantik di Dunia.

Dengan kecantikanmu, engkau lebih indah dari matahari.
Dengan akhlakmu, engkau lebih harum dari aroma minyak misik.
Dengan rendah hatimu, engkau lebih mulia dari bulan.
Dan dengan kelembutan mu engkau lebih lembut dari rintik hujan.

Maka,
Jagalah kecantikanmu dgn keimanan, kerelaanmu dalam menerima apa yang ada dengan senang hati, dan harga dirimu dgn Jilbab.

Ketahuilah,perhiasanmu bukanlah emas atau perak,tetapi dua rakaat menjelang Subuh.
Dahagamu di tengah hari yang panas saat berpuasa, dermamu yang tersembunyi dan hanya diketahui oleh Allah semata, air mata tobat, sujud panjang di atas karpet ibadah dan rasa malumu kpd Allah tatkala tergoda oleh bisikan nista dan ajakan setan.

Kenakanlah pakaian takwa, maka engkau akan menjadi wanita tercantik di dunia, meskipun bajumu terkoyak.
Kenakanlah mantel kesantunan,kendati engkau tak memakai alas kaki.

Agar engkau menjadi Wanita Tercantik di Dunia.

http://vet-elianoor.deviantart.com/art/Hijab-133165888


January 02, 2009

Untuk Istriku lagi.... (kelak)

Bismillahirramaanirrahiim

Berhubung belon ada kurikulumnya neh di sekolahan gimana menjadi bunda yang smart en shalihah (pemerintah belum nyiapin yah?), jadi cari-cari info sendiri deh ya. Tenang! Sini, ane kasih tau bocorannya. Perhatiin baik-baik yaaa:
  1. Jangan gengsi belajar Islam. Harus, wajib dan kudu tuh! Gimana mau jadi bunda yang shalihah kalo males mengkaji Islam? Karena menjadi bunda yang shalihah dan teladan--baik di keluarga maupun di masyarakat ya kudu mantep keimanannya dalam ngejalanin perintah Allah dan RasulNya. Walaupun nggak ada manusia yang sempurna dan bunda juga manusia jadi jangan putus asa untuk terus belajar Islam. Why? Karena dalam mempelajari Islam yang penting tuh adalah berusaha ngamalin ilmu setelah dapetin teorinya, gitu.
  2. Pahami kewajiban bunda dalam Islam. Nah, kewajiban bunda adalah sebagai ibu dan pengatur rumah tangga or bahasa kerennya nih ummu wa rabbatul bayt. Menjadi bunda nggak sekadar ngurus rumah tangga aja tapi juga mendidik anak-anaknya plus memberikan yang terbaik untuk keluarga (kayak iklan di mana ya?). Menjadi bunda tuh nggak gampang loh! Bayangin aja, kudu ngurus anak-anak, mendidik mereka, melayani keperluan rumah tangga terus ngatur uang belanja (belum lagi kalo kudu bantu ayah kita untuk cari nafkah alias berkarir) sampe nyiapin menu keluarga yang halal en sehat. Waow! Nah, kalau pun belum jadi bunda udah belajar ngelakuin ini semua pasti deh entar nggak kaget lagi kalo udah berkeluarga. Udah gape sih!
  3. Jadilah sahabat bagi bunda. Kalo ama bunda rasanya risih buat curhat, ayo mulai sekarang jadikan bundamu sebagai sahabat. Nggak mau kan kalo pas jadi bunda nanti ternyata dijauhin ama sang buah hati karena ngerasa nggak sip kalo temenan ama bunda. Igh.. jangan sampe deh! Kalo selama ini serasa ada jarak yang membentang (ceilee..) antara kita dan bunda, udah seharusnya kita pendekin tuh jarak. Lumerin aja kebekuan sikap antara kita dan dia. Jangan gengsi! So, mulai sekarang jangan malu temenin bunda belanja ke pasar buat keperluan di rumah, bantuin segala kerjaan rumah tangga, saling curhat bareng, shalat fardhu berjamaah, nonton tivi bareng, jalan-kalan bareng. Kebayang kan ramenya? Apa lagi kalo bareng ama orang-orang se-RT, pasti rame dan seru deh! Cuma siapa yang ngongkosin tuh? Hehehe... Nah, kalo dah deket kayak gitu nggak ada lagi tuh Me vs Mom, tapi Me luvs Mom.
  4. Jangan lupa, peran bunda nggak melulu di dalam rumah loh. Bunda sebagai muslimah juga punya peran penting di publik tuh! Bunda boleh aja berkarir, gaul ama para tetangga juga masyarakat luas, berorganisasi, bahkan terjun dalam medan politik! Yang penting nggak sampe melalaikan tanggung jawabnya ngurus rumah tangga en aktivitas bunda juga jangan sampe ngelanggar aturan ilahi. Diatur-atur aja. Meski yang utama adalah ngurus rumah, Sis!
  5. Jangan gengsi baca-baca buku or artikel masalah kewanitaan, rumah tangga, anak, kuliner, pendidikan anak usia dini, dll. Pas liburan sekolah boleh tuh buat ambil kursus masak misalnya, ikutan seminar parenting Islami–supaya ngerti gimana ngurus anak dengan benar en baik-, or jadi sukarelawan ngasuh bayi or anak dari sodara, tetangga or temen kita supaya ngerti gimana caranya mengasuh anak. Ikutan hal-hal beginian kan nggak perlu nunggu lulus sekolah? Sebab, justru bakal bikin kita siap buat jadi bunda dan juga bisa buat bekal dalam milih karir yang aman supaya rumah tangga nantinya nggak terlalaikan.
  6. Sabar. Jadi bunda kudu banyak bersabar. So, latihan deh mulai sekarang gimana supaya bisa jadi bunda yang baik tapi tegas dalam mendidik anak-anak. Jangan ampe deh jadi bunda yang sampe tega menganiaya anaknya. Hiii..syereeem.



Sumber: Dudung.net

December 15, 2008

Outbond di Turi


Subhanallah, gak rugi banged ikud. Jadi tambah mantab njalanin hidup. Bikin tambah akrab ma sodara2Q. T_T (terharu)
Waloupun kacamata meninggalkanku. Katanya, "tuanku, aku mau ikut arus sungai turi y tuanku, terima kasih sudah merawatku dan memakaiku selama ini". Dan aku juga menjawab, "y kacamataku... Hati2 y... moga aku rela dan Ikhalas melepasmu". Hehe, dan kini, cutter-ku lupa aku ambil dari mas Ayuz.
Harus sabar
Harus Semangad
Harus Action
Harus Berbagi
Harus Akidah
Harus Ramah

November 20, 2008

Pecinta sepertiga malam

Surat Cinta Dari Manusia-Manusia Yang Malamnya Penuh Cinta

Wahai orang-orang yang terpejam matanya, perkenankanlah kami manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami rajut di sepertiga terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahasiaNya yang penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah payah. sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari surga.

Wahai orang-orang yang terlelap, sungguh nikmat malam-malammu, gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat energi cahaya yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut
tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin membuat dirimu terlena, menikmati tidurmu diatas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik
selimutmu yang demikian hangatnya.

Wahai orang-orang yang terlena, ketahuilah, kami tidak seperti dirimu! Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak terkira. Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak sepeti dirimu!! kami adalah para perindu kamar di surga. Tak pernahkah kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda: "sesungguhnya di surga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi
dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi makan orang-orang yang memerlukan, menyebarkan salam serta mendirikan sholat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam." itulah sebuah
kamar yang menakjubkan bagi kami dan orang-orang yang mendirikan sholat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan hatinya.

Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta, kau pasti pernah mendengar namaku disebut. Aku Abu Khurairah , Periwayat Hadits. Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tidak terperi. penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau? kenikmatan itu tidak serat merta kukecap sendiri, ku bagi malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku, satu untuk istriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi. Jika salah satu dari kami telah selesai mendirikan sholat, maka kami
bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bagiannya. Subhanallah, tak tergerakkah dirimu? pedulikah kau pada keluargamu? adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka? sekedar untuk membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu?

Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. sejarah mencatatku sebagai sang Penakluk Kesombongan pasukan salib, suatu kali seorang ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya, "Nuruddin itu
kecanduan sholat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah yang benar. "Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku. Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru. Kata mereka, "Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan karena pasukannya yang banyak. Tetapi lebih karena dia mempunyai rahasia bersama Tuhan". Aku tersenyum, mereka memang benar, kemenangan yang kuraih adalah karena do'a dan sholat-sholat malamku yang penuh kekhusyu'an. Tahukah kau dengan orang yang selalu setia mendampingiku? Dialah Istriku tercinta, Khotum binti Atabik. Dia adalah istri sholehah di mataku, terlebih di mata Allah, malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam bingkai Tuhan.

Gemersikan dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang panjang. Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat
belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan yang membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun pada malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah.
Astaghfirullah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera setelah peristiwa itu kubayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang pegawai khusus untuknya, pegawai yang kuperintahkan untuk menabuh genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.

Wahai orang-orang yang terbuai, kau pasti mengenalku dalam kisah pembebasan Al-Aqso, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir tinta emas itu, seorang Panglima Perang, sholahuddin Al-Ayyubi, orang-orang yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang panglima yang selalu menjaga sholat berjamaah. Kesenanganku adalah mendengarkan bacaan Al-Quran yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat yang paling kutunggu. saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku, sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuang an nyata.

Wahai orang-orang yang masih terlelap, Pernahkah kau mendengar penaklukan Konstantinopel? Akulah orang di balik penaklukan itu, Sultan Muhammad Al Fatih. Aku sangat lihai dalam memimpin bala
tentaraku, namun tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu, aku telah memerintahkan kepada para pasukanku untuk berpuasa pada siang hari dan pada saat malam tiba kami melaksanakan sholat malam dan
munajat penuh pertolongan padaNya, jika Allah memberikan kematian kepada kami pada siang hari di saat kami berjuang, maka kesyahidan, itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di ujung
kematian, namun sebelum itu di ujung malamnya Allah temukan kami berada dalam kehidupan, kehidupan dengan menghidupkan malam kami.

Wahai orang-orang yang tergoda, begitu kuatkah syetan mengikat tengkuk lehermu saat kau tidur? ya sangat kuat, tiga ikatan kuat di tengkuk lehermu, dia lalu menepuk setiap ikatan sambil berkata "Hai manusia
sadarlah, engkau masih punya malam panjang, maka tidurlah!!" "Hei sadarlah, sadarlah jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya, syetan itu berbohong kepadamu, maka bangunlah! bangkitlah kerahkan
kekutaanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka akan lepas ikatan yang pertama, kemudian berwudhulah maka akan lepas ikatan yang kedua, dan terakhir sholatlah, sholat seperti kami maka akan lepaslah semua ikatan-ikatan itu.

Wahai orang-orang yang masih terlena, masihkah kau menikmati malam-malammu dengan kepulasan? masihkah? adakah tergerak hatimu untuk bangkit, bersegera mendekat kepadaNya, memohon ampunanNya walaupun hanya dengan dua rakaat? tidakkah kau tahu, bahwa Dia berkata. "Akulah Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni," Dia terus berkata demikian hingga fajar merekah.

Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia, bagi kami manusia-manusia malam, dunia ini sungguh tak ada artinya. Malamlah yang memberi kami kehidupan sesungguhnya, sebab malam bagi kami adalah malam-malam yang penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap? Apakah kau menginginkan kehidupan sesungguhnya? maka ikutilah jejak kami, manusia-manusia malam, kelak kau akan temukan cahaya di sana, di waktu sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, nikmatilah tidurmu diatas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya, maka surat cinta kami ini sungguh tak berarti apa-apa bagimu.

Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di surgaNya, mendapati dirimu dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar.

Amin........ .